Media Distribusi Aspirasi Mahasiswa

Rakyat Indonesia kini sudah berubah dari yang dahulu. Dahulu yang hanya melihat, menonton dan merasakan dampak kekuasaan pemerintah sekarang dapat serta dalam pemerintahan. Namun, tetap terbatas. Pemerintahan yang sibuk mengurusi partai politik, sibuk memikirkan bagaimana nasib perutnya atau hanya kepentingan pribadi yang sudah melebihi kata mewah.

Indonesia krisis pemimpin yang benar-benar tulus melayani, mengayomi dan memikirkan rakyatnya. Indonesia kehilangan dirinya sendiri. Hilang dari nama nama yang telah memberikan nama Indonesia. Pertikaian antar lembaga pemerintah pun lazim untuk ditemui. Penghakiman sepihak juga masih berlaku di negeri tercinta ini. Sungguh betapa ironisnya melihat Negara kepulauan terbesar di dunia.

Lantas apa peranan kita sebagai mahasiswa?

Mahasiswa dengan berbagai macam titel yang dimiliki seperti agent of change, agent of control, social of control, dll harus bergerak. Demo? Bisa saja. Namun, demo sudah bukan menjadi media efektif dalam mendistribusikan aspirasi ke pemerintah. Pemerintah bertopeng dalam menanggapi demo mahasiswa, mereka seakan mendengarkan tapi nyatanya tidak.

Menulis dan berdiskusi menurut saya merupakan sarana efektif dalam mengutarakan aspirasi. Menulis tentang Indonesia masa depan, Indonesia hebat, Indonesia berubah dan lain sebagainya. Namun, yang terpenting tulislah mengenai pemerintah Indonesia baik dalam hal buruk maupun baik. Satu cara lagi, yaitu berdiskusi. Kenapa berdiskusi? Karena dengan berdiskusi, pikiran pikiran cemerlang akan mudah bermunculan. Memecahkan suatu permasalahan juga lebih mudah dengan berdiskusi.

Zaman manual berevolusi menjadi teknologi. Semua serba teknologi. Dengan teknologi setiap orang dapat melakukan apa saja. Teknologi pula berevolusi menjadi media paling efektif dalam menyebarkan informasi. Situs microblogging twitter, jejaring social facebook merupakan diantara sekian banyaknya layanan teknologi yang menjadi bagian terpenting penyebaran informasi. Masyarakat pun seakan menjadi wartawan mendadak dalam memberitakan hal yang terjadi. Media social ini dapat dijadikan sebagai sarana pengutaraan aspirasi mahasiswa terhadap pemerintah. Dalam hitungan detik aspirasi dapat menyebar begitu luas dan cepat.

Kita sebagai mahasiswa jangan hanya diam dalam menyikapi setiap kebijakan pemerintah. Perlu aksi nyata yang efektif dan efisien. Gali potensi dan terus banggakan negeri tercinta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s