Instagram Itu…

instagram

Instagram, sosial media yang dibeli facebook seharga $1 miliyar ini melahirkan dampak sosial yang cukup melekat dikalangan generasi millenials Indonesia kini. Semua berbondong-bondong memperlihatkan sesuatu tentang dirinya kepada oang lain secara cuma-cuma. Dahulu friendster, mig33, facebook, twitter, dan kini instagram. Perkembangan metode pendekatan kepada pengguna / user sudah bervariasi dan termudahlah yang akan memenangkan persaingan ini.

Setidaknya ada beberapa hal kenapa orang Indonesia suka banget berbagi photo di Instagram, by the way ini menurut saya ya, kalau ada sudut pandang lain silahkan tulis di komen.

  1. Instagram itu visual. Fungsi utama instagram adalah berbagi foto atau video, dan dia tau banget kalau orang Indonesia itu jarang yang suka baca-baca, paling sukanya baca status facebook atau bbm aja hehe. Melalui gambar dan video followers tanpa harus berpikir panjang untuk mencerna maksud tulisan, ia akan mengerti dengan sendirinya sesuai daya tangkapnya. Meskipun visual itu bagus, terkadang maksud orang yang posting tidak selaras dengan orang yang melihat postingannya.
  2. Instagram itu Microblogging. Selain berbagi foto dan video, kita juga bisa menyisipkan informasi sedikit atau caption tentang gambar yang kita posting. Kalau ga perlu caption juga bisa, tapi kebanyakan orang Indonesia yang tidak ada caption, mereka tetap menyertakan ‘sedikit’ caption, yaitu #nocaption *mikir
  3. Instagram itu Social. Ngak bisa dipungkiri, instagram memungkinkan semua orang dalam lingkaran following/followers bisa saling berkomunikasi melalui fitur like atau komentar.
  4. Instagram itu Personal. Setiap akun IG menggambarkan aktivitas seseorang, apakah ia photographer, footballer, artist, writer, atau lainnya. IG pun menawarkan sentuhan personal tanpa penghalang (kecuali akunnya di kelola oleh tim) bagi para followers ke akun yang di ikutinya. Kita bisa tau keseharian sang idola apa saja melalui akun IGnya.
  5. Instagram itu gratis. Namanya juga orang Indonesia termasuk saya, yang namanya gratis ngak usah pake mikir tapi langsung eksekusi. Tapi kalau instagram berubah jadi berbayar, apakah orang Indonesia masih setia pada sosial media visual ini?

Dari ke lima faktor tersebut, sebenarnya ada satu faktor kenapa kita orang Indonesia suka banget sama instagram. Yap, kita tuh suka pamer dan jarang punya kesibukan. Coba saja deh kita perhatiin, sebagian besar akun instagram yang kita follow isinya ‘pamer’ akan keberhasilan, aktivitas, barang, dan lainnya. Mungkin niatnya sih bukan pamer hanya saja cara penyampaiannya yang hiperbola. Kedua, generasi millenials kebanyakan jarang punya kesibukan. Sebagai generasi pelurus bangsa, seharusnya kita gunakan waktu semasa muda dengan bijak. Nah ini kesibukannya melihat instagram stories. Yang share storiesnya juga terkadang tidak mengukur diri, artiskah ia sampai harus live stories ketika makan siang atau nyisir rambut? hehe *peace

Dibalik semua itu, ada satu hal yang selalu jadi ciri khas orang Indonesia, yaitu senang berbagi. Berbagi kebahagian dan kesedihan. Saya salut dengan generasi sosial media kini yang melalui jepretan postingan, ia bisa merubah pola pikir pembacanya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s